KonMari Journey,  Lifestyle

Shokyuu Intensive Class Batch 2: Task 6 – Tidying Books

Sampai juga ke Task 6, yaitu berbenah buku-buku.

Mau dibilang kami (saya dan suami) ini bookworm, kok ya kurang pas karena yang kami baca cuma yang kami sukai atau kami butuhkan saja. Nggak semua buku kami suka dan paham juga. lol

Dibilang bibliomaniac juga kok serem banget, mungkin lebih tepat ya book lover yang sedikit condong ke tsundoku, tapi mau berubah pelan-pelan demi keberhasilan penerapan metode konMari ini. Bismillah.


Foto rak buku sementara kami, before dan after berbenah

 

Sekilas tidak tampak perbedaan ya hehe. Saya di sini sama sekali ngga discard buku kami. Saya hanya merapihkan dan sedikit mengubah tatanan buku. Kalau sebelumnya saya urukan berdasarkan tinggi buku, sekarang di rak buku atas (buku milik suami), saya kelompokkan sesuai warnanya. Begitu juga dengan buku-buku milik saya, saya coba kelompokkan berdasarkan warnanya.

rak buku after tidying 1
Rak buku after tidying

Bagian rak paling bawah sengaja saya kosongkan, biasanya kami gunakan untuk menaruh tas ransel suami saya sepulang bekerja. Bagian rak paling atas saya taruh beberapa barang yang spark joy. Saya memajang hasil karya pertama Kinan, putri kami di kanvas dan menaruh tanaman dalam sea grass storage agar terlihat lebih segar. Berburu storage ini lumayan niat sampai pagi-pagi menembus padatnya Sunmor UGM hahaha


Kesulitan yang saya alami ketika berbenah buku ala KonMari

Saya sebetulnya tidak menemui kesulitan yang berarti. Saya sangat terbantu dengan jumlah buku saya dan suami yang terbatas ini. Sebetulnya kami berdua sama-sama book lover (cenderung tsundoku). Kami sering membeli buku karena covernya bagus, lucu, atau karena ingin “dibaca kapan-kapan”.

Namun, setelah kami lulus kuliah, selang berapa waktu saya hamil dan suami mendapat pekerjaan yang saat itu mengharuskan kami mengontrak rumah. Mau tidak mau, buku-buku kami bereskan dan kami masukkan dalam box-box, dan tersebar di rumah mertua dan orang tua saya.

Hanya buku-buku ini yang kami bawa ngalor ngidul. Setelah kelas ini selesai, saya berencana meluangkan waktu dan mengumpulkan semua box dari rumah mertua dan orang tua saya. hehe Sembari menyiapkan rak buku fix untuk rumah tinggal buku-buku kami. Sementara, sepertinya ini dulu sudah cukup.


*Daftar Istilah (dari materi Ganbarimasyou)

Bookworm: kutu buku, suka membaca dan menyukai buku (karena isinya).
Tsundoku: suka membeli buku dan menumpuknya begitu saja. Berencana membacanya namun tidak pernah terlaksana. Beberapa berpendapat Tsundoku bukan hanya buku, tapi juga suka membeli benda-benda namun tidak menggunakannya.
Bibliomania: hampir sama dengan Tsundoku namun dengan kondisi yang lebih ekstrim. Termasuk salah satu kelainan psikologis yang mirip dengan Obsessive Compulsive Disorder (OCD). Biasanya mereka menyukai buku bukan karena isinya, tapi karena ada sesuatu yang dapat diburu dari buku tersebut. Misalnya terobsesi mencari edisi pertamanya karena gengsi. Bibliomaniac suka mengumpulkan buku tanpa alasan yang jelas. Book-hoarding.

#konmariindonesia
#komunitaskonmariindonesia
#menatadirimenatanegeri
#shokyuuclass
#shokyuuB2Task6
#sparkjoy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *