KonMari Journey,  Lifestyle,  Mamaibuk Sharing Anything

Shokyuu Intensive Class Batch 2: Task 8 – Tidying Komono

Minggu ini jadwal tidying komono. Yang tentu saja lumayan banyak printilannya. Dari awal, saya cukup khawatir dengan kategori ini.


Mungkin ada yang masih asing dengan istilah Komono. Saya juga baru mendengar istilah ini sewaktu membaca buku Marie Kondo dan di dalam Shokyuu Class ini.

Komono secara harfiah berarti “benda kecil/ barang”. Komono dalam konmari diartikan sebagai miscellaneous items atau bermacam macam barang di luar empat kategori lainnya. Untuk materi minggu ini, tidak lagi hanya melihat barang yang spark joy. Spark joy dalam hal merapikan komono yang paling utama adalah dilihat dari functional value-nya. Sebut saja kategori tools (saya delegasikan pada suami karena takut salah buang barang lol), misalnya obeng, tang yang nggak spark joy bagi saya, namun benda tersebut salah satu benda wajib ada di kotak perkakas di rumah.

 

Daaaan The basic rule for komono adalah Bagi dalam sub-kategori.

 


Bagi saya, penting mengikuti basic rule tiap-tiap kategori. Membagi komono dalam sub kategori tentu sangat membantu saya menentukan langkah pertama memulai tidying. Untuk sub kategori mainan anak dan dapur, akan dibahas terpisah (insya Allah minggu depan). Mungkin dengan pertimbangan dan asumsi komono sub kategori tersebut pada umumnya lebih kompleks (dan lebih buanyak T.T)

Dalam materi juga disampaikan mengenai hal penting dalam menyimpan komono, yaitu:  kumpulkan berdasarkan fungsi (membuat sub kategori), dan tempatkan berdasarkan fungsi yang saling berkaitan (similar together)


Dari materi dan menyesuaikan dengan kebutuhan di rumah, saya membuat sub kategori komono. Berikut list sub kategori komono yang saya buat.

Health and Beauty: Make up, skincare, parfum, sisir, lotion, gunting kuku, ikat rambut, cermin kecil, jarum pentul, peniti, vitamin dan obat-obatan (oil, minyak telon, dll)

Stationery: alat tulis (pensil, penggaris, penghapus, pulpen, penjepit kertas, lem, selotip) dan alat lukis (kuas-kuas, brush pen, drawing pen, cat air, palet cat air)

Electronic gadget: powerbank, kabel charger, earphone, mouse laptop

Bathroom: sabun, shampo, sikat gigi, pasta gigi, shower puff, dan peralatan mandi

Tools and utility: perkakas dan pertukangan (lampu, paku, palu, obeng, dll)

Household Supplies: pel, sapu, deterjen, sikat kamar mandi, dan cairan-cairan pembersih.

 


Kategori stationery cukup tricky, karena saya merasa puas dan senang dengan kotak pensil yang penuh juga alat lukis dan kuas yang lengkap (karena masih melengkapi peralatan, jadi puas kalau terlihat “banyak”).

Kategori household supplies segera saya jadikan satu tempat. Sebelumnya, saya menaruh sikat, dan cairan pembersih di masing-masing kamar mandi (karena ada 2 kamar mandi, jadi saya punya dua botol dan sikat). Setelah selesai dengan kategori bathroom, saya putuskan menaruh peralatan kebersihan di satu tempat. Kecuali sapu lantai dan sapu lidi, saya letakkan di dua tempat untuk memudahkan ketika akan digunakan, yaitu di depan dan belakang rumah.

Kategori electronic gadget jadi kategori yang cukup saya “sepelekan” karena belum mempunyai fix storage, jadi saya akhirkan pengerjaannya.

Terakhir adalah kategori tools and utility , ini sepenuhnya saya serahkan pada suami. Karena minggu ini ada jadwal dinas (lagi) tentu saja baru akan dikerjakan setelah pulang dinas. Bagi saya nggak terlalu jadi masalah, karena memang saya hampir tidak pernah menyentuh kotak perkakas ini hehe

 


Foto before dan after tidying kategori komono

 

Sub kategori Health and Beauty

 

Sub Kategori Bathroom

Sub Kategori Electronic Gadget

Sub Kategori Stationery

Sub Kategori Tools and utility

Before

Kategori tools and utility memang belum ada foto afternya karena diambil alih oleh suami hehe

 

Minggu ini untuk mengejar deadline task, saya hanya mengumpulkan foto dari setengah sub kategori yang saya buat. Untuk sub kategori lainnya saya kerjakan menyusul setelah mengumpulkan task 8. Mengingat minggu ini jadwal cukup padat huhu

Maafkan saya, Sensei Nurul :((


Kendala dan cara mengatasi

Komono menjadi salah satu kategori yang cukup challenging bagi saya. Namun, setelah berhasil menyelesaikan satu kategori, rasanya lega dan sparks joy!

Awalnya saya ribet dan pusing sendiri mau memulai dari mana, mengingat yang harus dilakukan membuat list kategori komono, dan cukup banyak kategori yang ada. Membayangkan tumpukan printilan barang dan harus memilah satu persatu itu rasanya …ah sudahlah :))

Kemudian saya membaca lagi materi di kelas dan menemukan tambahan pencerahan yaitu: Kerjakan dari yang paling mudah dan cepat!

Saya segera memutuskan untuk memulai dari kategori yang paling sering saya (dan suami) gunakan yaitu di laci kosmetik. Jadi semakin semangat karena saya sudah mendapatkan fix storage untuk laci kami. Yeay!

Selanjutnya saya berpindah ke kategori bathroom. Membuang botol-botol yang sudah lama ternyata juga menyenangkan dan melegakan. Rak di kamar mandi juga jadi spark joy. Hehehe

Mungkin karena sudah terlatih dari kategori clothes ya, jadi “membuang” jadi hal yang melegakan.


#gemar #rapi #sukarapi #gemarrapi
#komunitasgemarrapi
#menatadirimenatanegeri
#shokyuuclass
#shokyuuB2Task8
#semangatrapi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *