KonMari Journey,  Lifestyle,  Mamaibuk Sharing Anything

Shokyuu Intensive Class Batch 2: Task 9 – Tidying Komono (Kitchen)

Minggu kemarin minggu yang cukup padat, kemudian awal minggu dapat kabar gembira dari tim @Gemarrapi kalau kelas Shokyuu diperpanjang! *horeeee* (Instagram @KonMariIndonesia berubah nama jadi @Gemarrapi)

Jadi untuk materi ditambah per kategori, terutama kategori komono yang memang buanyak banget kategorinya. Jadi, bisa lebih fokus dan detail . Yeay! Terima kasih tim Gemar Rapi.


 

Task 9 minggu ini adalah tentang tidying and storing kitchen. Apa aja tuh? Ya semua yang ada di dapur. Dari piring, gelas, cluttery, perlengkapan cuci piring, stok makanan, bumbu-bumbu, dan juga isi kulkas! Alhamdulillah beneran karena komono kategori lain jadi dipisah di minggu berikutnya, jadi nggak terlalu ngos-ngosan. Walau tetep materi ini cukup bikin kepikiran dan nggak yakin bisa selesai hehe mengingat suami sudah berangkat dinas lagi x)

Komono in the Kitchen ini juga termasuk komono di dalam kulkas. Untuk kategori kitchen, udah ruwet duluan saya mikirinnya haha tapi coba sabar sampai nunggu materi di kelas dan seperti biasa, mendapat pencerahan dari materi yang diberikan.

Setidaknya, ada 3 kategori komono di dapur:

1) peralatan makan (piring, mangkok, gelas, sendok, garpu, sumpit, sedotan dll)

2) peralatan memasak (panci, wajan, alat menggoreng, tutup panci dan wajan, dll)

3) makanan (di pantry dan di dalam kulkas)

 

Satu hal yang kemudian jadi memudahkan saya untuk berbenah dapur adalah

dalam hal dapur : tidak perlu simplicity

 

Jadi tidak masalah banget kalau peralatan makan, botol minum dan alat-alat yang jarang dipakai dimasukkan ke dalam box atau container tertutup. Di sini saya menggunakan box tertutup supaya peralatan tidak gampang kotor dan berdebu, juga menghindari dari hewan-hewan kecil termasuk tikus (?) karena dapur sementara saya belum ada kitchen set hehehe.

Sedikit berbeda dengan prinsip berbenah dapur, untuk kategori kulkas, harus mudah ketika mengambil dan menyimpan kembali di dalam kulkas. Kulkas juga tidak boleh terlalu penuh.

Prinsip Storage Kulkas, adalah

Keep it simple

Mudah untuk dibersihkan.

Memenuhi standar kesehatan.

Maksimalkan storage yang ada.

 

Saya mengerjakan dapur terlebih dahulu, baru kulkas. Karena melihat dapur yang berubah lebih bersih dan rapi ini spark joy bagi saya. Jadi bikin semangat buat segera menyelesaikan kategori kulkas juga.

 


Harapan after tidying Kitchen 

Harapan after tidying kitchen kali ini, 50:50 buat saya. Karena, dapur saya sekarang statusnya masih dapur sementara, masih mengantri untuk di renovasi, daaaaan dapur ini cukup mini, hanya berukuran sekitar 3 x 1,5 meter. Hehe memang mini sekali, tapi untuk sementara ini sudah cukup bagi saya yang nggak terlalu sering masak besar. Masak sehari-hari hanya menu yang simple dan mudah saja.

Tapi, ingat lagi, buka lagi task 1 dan 2 soal ideal lifestyle, dan saya nggak mau hal di atas jadi alasan untuk nggak maksimal. Jadi harapan saya tetap ingin sempurna. Saya ingin mewujudkan dapur impian saya, dengan memaksimalkan space dan storage yang ada. Perkara nanti mau di renov padahal sudah rapi apa nggak eman? Itu urusan belakangan haha

Lagipula, bukannya akan lebih mudah juga ketika memindahkan barang-barang yang “sudah rapi” tadi ketika akan mau di renov nanti? Betul ya? Betul! Sip.

Hasilnyaaaaa, saya cukup puas, dan mendekati target saya. Saya meluangkan waktu untuk membereskan perkara dapur sebelum akhir pekan, karena kebetulan ada agenda lain di akhir pekan. Saya kerjakan sendirian karena suami sedang dinas ke luar kota sampai menjelang akhir bulan. Selalu ada saja rejeki ketika kita punya niat baik. Alhamdulillah tepat ketika saya mulai bongkar-bongkar dapur, bapak saya datang berkunjung dan menemani anak saya bermain. Berberes jadi lebih cepat dan fokus. Sebelumnya sempat saya siapkan beberapa aktivitas buat kesibukan anak saya sambil “menemani” saya berbenah dapur.


Foto Before dan After Komono Kitchen

Foto Before kitchen

 

Foto After Kitchen

 

Foto Before-After Kulkas

 

Kendalanya ada di storage, saya benar-benar hanya memakai storage yang sudah ada. Saya maksimalkan dan saya manfaatkan sebisa mungkin tanpa harus membeli baru. Karena status dapur masih sementara, saya berniat membeli storage fix nanti setelah dapur selesai di renovasi sehingga bisa menyesuaikan dengan kondisi dapur.

Untuk kulkas, jadi lebih ringan lagi karena suami dinas, artinya saya tidak banyak nyetok bahan makanan heheh. Cukup membuang dan menyingkirkan bahan makanan yang mulai busuk atau layu, dan membersihkan storage di kulkas saja.

 

Love, ky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *