KonMari Journey,  Lifestyle

Shokyuu Intensive Class Batch 2: Task 11 – Tidying Toys

Minggu lalu materi soal tidying toys, dan saya lagi lumayan ribet jadi nggak terlalu fokus di kelas huhu

Nulis task 11 ini pun mepet hari terakhir. Semoga segera bisa fokus lagi. Sudah menjelang akhir Shokyuu nih! Semangat!


Untuk kategori mainan anak, prinsipnya sama dengan kategori lainnya, yaitu:

keluarkan semua – pilah – simpan

Hal yang membedakan adalah untuk prosesnya harus melibatkan anak. Dengan catatan anak sudah cukup mengerti dan bisa diajak diskusi, ya!

 

Cerita Singkat Tentang Berbenah Mainan

Satu hal soal mainan dan anak-anak. Anak-anak tidak dapat memilih mainan mana yang spark joy, atau tidak. Karena buat mereka semua mainan ini spark joy! Ini bikin heran sekaligus menarik bagi saya. Karena kalau disuruh milih, ekstrimnya mungkin anak-anak lebih memilih tidak makan dibanding tidak beli mainan. Lol.

Untuk itu, saya membuat beberapa aturan yang juga disampaikan di materi kelas untuk memulai berbenah mainan bersama Kinan. Well, karena saya sendiri juga suka nggak tega sama mainannya. Kebayang lihat matanya yang membesar dan berbinar-binar waktu mainan itu. Ga kuat huhu

 

Mainan yang akan disingkirkan adalah mainan yang rusak, yang kotor (dan tidak dapat dibersihkan), yang tidak lengkap, yang dobel, dan yang berbahaya.

 

Kinan, putri saya (2 tahun 22 bulan) hafal betul dengan mainan miliknya. Seringkali mainan yang ada di kotak mainan dicuekin gitu aja. Saya dan ayahnya biasanya mengamati dan memberi batas waktu, ketika mainan itu sudah tidak tersentuh sama sekali, lalu kami pindah ke kardus untuk dipilah dan disingkirkan.

Proses ini tanpa sepengetahuan Kinan, karena pernah kami coba libatkan, dan semua tidak boleh disingkirkan, semua mainan jadi “dimainkan” lagi. Anaknya nggak rela padahal sempat lupa lol. Dari situ, kami memutuskan untuk menerapkan batas waktu pada mainan.

Jumlah mainan Kinan juga tidak terlalu banyak. Selain karena rumah kami kecil dan tempat penyimpanan belum fix, juga memudahkan kami berberes mainan. Kinan juga tidak kebingungan ketika akan memilih mainannya.

 


Foto Before dan After Berbenah Mainan

Sekilas kayak nggak berubah, tapi ini jauh lebih rapi dan jumlahnya juga berkurang. di kotak yang putih khusus untuk lego dan mega block, di kotak biru mainan yang tanpa box, misalnya masak-masakan, dan beberapa mainan hewan kecil. untuk mainan yang ada boxnya, disendirikan di keranjang putih. Boneka jadi satu di keranjang sementara.

Kendalanya untuk berbenah mainan minggu lalu adalah soal waktu yang kebetulan saya dan suami sama-sama cukup padat dan ada hal lain yang kami kerjakan, jadi kurang fokus. Beruntuk akhir pekan saya bisa menyempatkan berbenah mainan yang cuma sedikit ini.

Storage yang digunakan juga masih storage sementara. Untuk boneka, saya berencana memindah ke hanging storage supaya semua boneka jadi terlihat oleh Kinan (nanti akan diupdate ketika sudah saya pindah ke hanging storage).

Masih ada satu PR lagi bagi saya, yaitu mainan dan aneka pernak-pernik yang biasa saya pakai untuk membuatkan Kinan mainan, seperti manik-manik, pom-pom, kertas lipat, dll. Semua saya simpan di laci namun saya merasa masih kurang rapi.

 

Love, ky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *