Mamaibuk Sharing Anything,  Tips

Tentang (Ribetnya) Prosesi Wisuda

Ada yang habis wisuda? mau wisuda? atau malah baru wisuda hari ini???

Tetiba saya pengen aja ngomongin soal wisuda, dan barangkali bisa berbagi tips dan pengalaman wisuda sambil bawa baby! Jangan dibayangin betapa panas repot dan pegelnya, ya!


Jadi, 2 tahun lalu, saya dan suami wisuda bareng. Tepatnya bulan Oktober 2016. Kami berdua mengambil pascasarjana di kampus yang sama, tapi beda fakultas. Saya di Fisipol, dan suami di Fakultas Teknik. Tadinya memang berharap bisa barengan wisudanya, kayaknya seru gitu. Tapiiiii…. ternyata malah super ribet! dan nggak bisa saling mendampingi lol

Karena apa? ya karena sibuk ngurusin diri sendiri lah! haha Bisa ketemu setelah wisuda aja udah bersyukur banget. Menerjang ribuan wisudawan lain yang semua juga pengen ketemu sama para pendampingnya, loh! Ribet lagi karena waktu itu, Kinan masih berusia 10 bulan. Belum bisa jalan, dan masih dbf! x) Jangan dibayangin betapa repotnya menyusui sambil pake toga haha

Wisuda berdua ini melibatkan 4 keluarga. Bapak ibuk saya, ayah ibu mertua + adek ipar, kakak ipar dan keluarga. Satu hal yang jadi kebiasaan (?) atau bisa dibilang ritual keluarga mas Khofif adalah makan bareng habis prosesi wisuda. Jadi hal pertama yang kami lakukan adalah….. Booking tempat makan! Tempat makannya juga kayak udah jadi langganan ritual setelah wisuda gitu :))

*Fotonya susah banget mau diupload x) menyusul yaaaaa :p

Dulu, waktu wisuda S1 mas Khofif dan saya masih malu-malu ketemu keluarga mas khofif juga makan bareng di tempat ini.

Jadi, hari wisuda kami diawali dengan sampai ke Graha Saba Permana UGM dengaaaaan TELAT. Bukan tanpa alasan, tapi emang dasar saya yang kelamaan di make up. MUA-nya temen lama, dan pengen sekalian diajarin laah dikit-dikit. Tapi ya tentu saja timing-nya tidak pas.

Sebelum wisuda, saya menyampaikan beberapa hal pada bapak ibu saya, perihal undangan wisuda dan kehadiran beliau berdua. Bagi saya saat itu yang terpenting adalah Kinan bisa nyaman dan menjaga mood Kinan. Jadi, nggak masalah kedua orang tua saya bisa hadir atau tidak, yang penting Kinan nyaman. Karena sudah pasti di GSP panas banget kaaan. Kalau bisa datang setelah acara pun nggak masalah. Jadi biar sama-sama nyaman, kan?

Jauh jauh hari sebelumnya juga saya sudah sounding ke Kinan soal prosesi wisuda dan gambaran situasi di sana. Alhamdulillah, Kinan kooperatif, happy dan dapet bonus balon Pikachu!

Nah terus biar postingan ini agak ada manfaatnya, boleh lah ya saya selipkan sedikit tips buat yang mau wisudaan sambil bawa anaknya. hehe

TIPS WISUDAAN W/ BABY a la MAMA IBUK:

  1. Pakai pakaian yang nyaman, saya pakai kebaya dengan kancing yang mudah dibuka untuk dbf.
  2. Bawa sepatu atau sandal cadangan. Untuk ini, saya lupa bawa jadi ya pegel pegel sendiri sih pake heels sepanjang hari sambil gendong Kinan x)
  3. Bawa gendongan, dan perlengkapan baby. Bisa camilan atau mainan favoritnya untuk jaga-jaga kalai dia bosan.
  4. Nggak wajib full make up. Karena ya sayang aja dan akan semakin panas gerah dan ribet x) ujung-ujungnya saya foto keluarga juga beberapa hari setelah hari wisuda haha

Bonus Foto-foto wisuda sambil nostalgia dikit :p

Tulisan ini tercipta karena pagi ini dimulai dengan notifikasi email pemberitahuan soal pengalihan arus lalu lintas karena acara wisuda. Yang pasti selalu penuh, padat, sesak, panas, dan bikin macet. Jadi keinget jaman wisuda yang super repot 2 tahun lalu haha.

Daaan malam ini juga barengan acara wisuda Shokyuu batch 2. Yeay!

Anyway, Happy Graduation!

 

ky-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *