Mamaibuk Sharing Anything,  Tips

Drama Sekolah: Label It, Dont Lose It!

Dulu, saya paling risih waktu ibu saya melabeli semua barang-barang saya. Dari mulai buku tulis, buku pelajaran, buku cerita, baju, sampai kaos dalam juga kena label. Iya, diberi label, diberi nama atau inisial dengan spidol permanen. Kalau buku bisa sampai diberi tanggal bulan dan tahun pembelian, kadang sampai ada detail harga bukunya. Plus tanda tangan pemiliknya, tergantung bisa saya atau kakak saya.

Bagusnya, waktu saya baca buku-buku lama itu jadi senyum-senyum sendiri, karena bahkan bisa tahu berapa harga buku dan kapan buku itu dibeli. Kadang takjub sendiri, karena buku sejak tahun 1997 juga masih alus, rapi dan layak baca.

Waktu itu, saya bertekad nggak akan mau melabeli barang-barang saya kalau sudah dewasa nanti. Toh juga saya hafal barang-barang saya dan nggak akan ketuker. Iya seyakin itu.

Dan sekarang, ketika saya ada di posisi sebagai ibu dari anak yang sudah mulai sekolah. Saya jadi melakukan hal tersebut (melabeli semua barang-barang). Benar-benar semua rasanya ingin saya beri label. SEMUANYA.

Karena apa? Ya karena gemes. Peluang barang ketuker dengan barang lain yang serupa besar banget kalau sudah mulai masuk dunia sekolah, belum lagi kalau barang ilang padahal itu barang andalan. Harganya kadang nggak seberapa, tapi buat beli lagi ya males, mager. Nggak sebanding gitu.

Dari sekolah Kinan dapet modul yang terdiri dari tas, seragam (3 stel) dan ini semuanya SAMA kayak temen-temen lainnya. Kalau pas bisa jemput Kinan, yang saya lihat ya sepatunya. Cuma sepatunya aja yang beda. Baju sampai jilbabnya sama semua LOL

Atau, bisa juga saya duduk saja, mejeng di depan kelas Kinan biar Kinan yang menghampiri saya. Kayaknya ini lebih efektif sih.


Balik lagi soal memberi label. Nah, dulu belum ngeh kenapa banyak amat online shop yang jual label nama, dari stiker, bag tag, terus juga ada gantungan kunci akrlik, lunch box yang ada namanya, macem-macem gemes-gemes. Ya ternyata memang itu terobosan dan bermanfaat bangeeeettttt! *Salim sama penemu aneka label-label tersebut.

Stiker label nama ini macem-macem banget. Baik dari desain, bahan, dan kualitasnya. Caranya ya banyak cari dan baca reviewnya. Syukur beruntung kayak saya yang pesen setelah lihat stiker punya keponakan yang gemes dan anti air, dan kalau ngelupas nggak bikin bekas lem ketinggalan gitu!

Terus kayaknya saya jadi ketagihan. Semuanya jadi pengen saya kasih label. Iseng bikin sendiri juga sesuai request Kinan yang lagi suka little pony dan minnie mouse x)

Jadi, menurut ibu-ibu, apa lagi yang masih perlu diberi label? :))))

 

-love, ky-

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *