Parenting,  Review

Parenting: Aktivitas Asyik Untuk Melatih Motorik si Kecil Bareng Monde Boromon

Memiliki balita yang aktif tentu membuat kita sebagai orang tua, harus selalu siap siaga mengawasi si kecil. Tahapan perkembangan usia balita adalah masa-masa emas bagi tumbuh kembangnya. Kita harus memberikan perhatian khusus dan stimulasi (dalam hal ini adalah stimulasi untuk melatih motorik anak) yang tepat supaya perkembangan si kecil dapat optimal.


Dulu, sebelum Kinan mulai bersekolah, saya cukup rutin memberikan berbagai aktivitas yang bertujuan untuk stimulasi motorik Kinan. Untuk motorik kasarnya, saya memberikan Kinan kebebasan untuk bereksplorasi. Selain baik untuk motorik kasarnya, hal ini juga dapat sebagai wadah Kinan untuk dapat mengenali lingkungan sekitarnya. Namun, tidak semudah itu bagi saya dan suami ketika membiarkan Kinan berlari kesana kemari, tentu saja kami harus memberikan pengawasan ekstra, terutama ketika ada area yang berbahaya atau beresiko, misalnya area yang licin, tangga, atau ketinggian.

Ketika saya dan suami memutuskan untuk membuat jadwal screen time Kinan, saya menyiapkan beberapa aktivitas setiap hari, dari yang ringan, seperti baca buku, bermain puzzle, lego, role play, hingga aktivitas yang butuh persiapan semacam aktivitas montessori (yang juga sering saya share di instagram saya). Saya juga berusaha melibatkan Kinan di pekerjaan yang sederhana. Membantu saya memasak, ikut menyiram tanaman, membantu membereskan rumah, misalnya. Saya ajak Kinan untuk merasa bahwa aktivitas ini jauh lebih seru daripada “cuma” duduk dan menonton tv.

 

Sejujurnya, untuk menyiapkan aktivitas semacam ini memang kerap kali harus meluangkan waktu khusus. Oleh sebab itu, saya dalam beberapa kesempatan mencoba memanfaatkan benda di sekitar untuk bisa dieksplorasi Kinan dan juga tetap untuk menstimulasi motoriknya. Tenang saja ibu-ibu yang merasa tidak kreatif karena melihat berbagai ide main bareng anak di berbagai akun sosial media, mari kita berpelukan dulu. Saya pun juga merasakan hal yang sama. Bisa-bisa malah stress sendiri karena sudah sibuk memikirkan aktivitas si kecil. Hey, anak-anak nggak melulu harus disiapkan berbagai aktivitas tematik dan rumit. Cukup dengan kehadiran kita menemani mereka beraktivitas sudah menjadi waktu yang berharga bagi kita dan si kecil, kan?

Salah satunya aktivitas sehari-hari dan sederhana seperti makan atau nyemil. Kinan termasuk anak yang suka sekali nyemil. Dari aktivitas makan tersebut kita sudah bisa melakukan stimulasi motorik halus si kecil. Salah satu yang saya lakukan adalah dengan menyediakan Monde Boromon camilan sehat dengan bentuk dan tekstur yang sesuai untuk anak-anak balita. Selain itu, kemasannya higienis dan pas sesuai porsi anak-anak usia balita. Satu box Monde Boromon terdiri dari 6 bungkus kecil-kecil, jadi bisa dikonsumsi beberapa kali waktu makan selingan si kecil. Cukup mudah mendapatkan camilan ini, ada di berbagai market place seperti shopee, dan bisa juga dibeli di sini. Harganya juga nggak mahaaal! hanya sekitar Rp 12.000-13.000 ajaa :))))

 

Di bagian mana cookies ini bisa untuk stimulasi motorik si kecil?

Bentuk dan ukuran cookies dibuat dan disesuaikan dengan ukuran tangan si kecil. Si kecil makan dengan tangan dan mengambil cookies ini dapat meningkatkan kemampuan koordinasi mata dengan tangan, serta membantu memperpanjang rentang konsentrasi mereka. Melalui aktivitas sederhana seperti ini, si kecil tidak merasa bahwa ia sedang belajar, dan saya menikmati memperhatikan perkembangan motoriknya. Wow! Combo!

Apa iya Monde Boromon aman untuk si kecil?

Monde Boromon terbuat dari tepung pati kentang, gula, telur, glukosa, madu (0.3%), minyak ikan (mengandung DHA, antioksidan natrium askorbat, tokoferol dan askorbil palmitat). Karena terbuat dari pati kentang, Monde Boromon bebas gluten sehingga lebih mudah dicerna perut dan aman untuk anak-anak usia 1-5 tahun. Favorit Kinan adalah ketika cookies yang renyah ini masuk ke mulut kemudian menjadi lumer dan meleleh di dalam mulutnya. Si kecil juga jadi belajar mengenal dan merasakan perubahan terstur cookies tersebut. Untuk yang satu ini, saya juga suka! lol

 

Bagi saya pribadi, perkembangan motorik, baik motorik kasar maupun motorik halus adalah hal yang penting. Aktivitas menempel, menggunting, menjepit, meraba tekstur, dsb tersebut adalah beberapa contoh aktivitas yang dapat dilakukan sebagai stimulasi motorik si kecil. Selain untuk mengoptimalkan tumbuh kembang, juga sebagai persiapan Kinan bersekolah, mempersiapkan kekuatan tangan dan jari jemarinya lewat berbagai stimulasi motorik halus tersebut akan sangat membantu ketika Kinan mulai belajar menulis. Karena memegang pensil dan menggoreskannya di atas kertas tidak dapat dilakukan tiba-tiba. Jadi, kenapa tidak kita ciptakan stimulasi dengan momen berharga untuk melatih motorik si kecil, bareng monde boromon? 😉

 

Love, ky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *